1. Bahasa
  2. English

/2000's

2009

Di tahun 2009, Lee Cooper berkolaborasi dengan seniman asal Inggris, Jonny Fu yang memproduseri sebuah proyek seni “City Escapades” dipersembahkan oleh East London Collective All City. Tampil di toko pop up di Covent Garden selama dua minggu, pameran menampilkan beberapa koleksi karya terbaru yang disesuaikan dengan konsep Lee Cooper denim. Selusin pasang jeans custom made yang menggambarkan lanskap perkotaan dan grafis tersedia untuk dibeli di toko pop up.

2008

Lee Cooper berkolaborasi dengan model dan aktris asal Perancis Lou Doillon, membawa kembali warisan Lee Cooper bersama brand ambassadors sebelumnya (dan juga orang tua Doillon) Serge Gainsbourg and Jane Birkin. Lee Cooper menyediakan jaket denim dan setelan untuk lebih dari 1,200 anggora British Olympic dan tim para-Olympic pada upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2008. Koleksi yang dihadirkan ditujukan untuk memberikan kesan yang baru setelah sebelumnya selalu menggunakan kostum parade tradisional dan pakaian formal, yang didesain khusus oleh peraih medali emas di Olimpiade, Sarah Winckless.

2007

Desaigner asal Perancis Jean-Charles de Castelbajac bergabung dengan Lee Cooper untuk membuat koleksi terbaru bernama JCDC Denim. Koleksi ini mengambil inspirasi dari ikon rock Inggris di tahun 1960-an dan kembali meremajakan akar music Lee Cooper.

2003

Sebelumnya dikenal sebagai Red Diamond, koleksi RDLC terdiri dari tiga cerita termasuk garis klasik yang disebut The Great British Male dan Young Rockers, seorang edgy yang memperkenalkan extreme washing dan slimmer silhouettes.

2001

Lee Cooper menegaskan komitmen mereka pada Xfit Lycra, untuk menciptakan fit denim terbaik di dunia. Dan dengan Lee Cooper etos yang baru, mereka menciptakan berbagai Aqua denim, jeans modern yang tahan air. Setelah ini, Lee Cooper merilis koleksi Platinum, berbagai khas bertema lambang Inggris. Perhatian terhadap detail termasuk bordir yang rumit, kancing mutiara serta benang eksklusif platinum.

/1990's

1994 - 1995's

Lee Cooper mengganti logonya menjadi logo yang kita kenal sekarang, dan kisaran LC diperkenalkan. Setahun kemudian, Lee Cooper meluncurkan koleksi terbaru yang diberi nama “3 by 1”, slak jeans dengan 5 saku pertama yang diperkenalkan ke pasaran.

1992

Seiring dengan meningkatnya permintaan, semua produksi Lee Cooper di pindahkan ke Pabrik Lee Cooper kelas dunia di Tunisia. Ada pertumbuhan besar di pasar global, dengan pasar berlisensi baru di Eropa Timur, Asia dan Amerika Selatan.

/1980's

1985 - 1990's

Di tahun 1985, Lee Cooper meluncukan jenis terbaru dengan bahan denim yang lebih lembut, yang semakin menunjukan ciri khas Eropa. Fashion dan music punk mengisnpirasi Lee Cooper untuk menghadirkan unwashed jeans untuk pertama kalinya dalam 5 tahun terakhir. Kemudian Lee Cooper meluncurkan “distressed jeans”. Di tahun 1988, Stretch jeans kembali menjadi popular dan dunia fashion dibanjiri oleh produk Lee Cooper “acid wash” jeans. Hal besar terjadi di tahun 1989, Lee Cooper meluncurkan lini sepatu pertamanya. Serta, dengan semakin besarnya kesadaran terhadap lingkungan, Lee Cooper memproduksi enzyme washes untuk pertama kalinya.

.clear

1983

Fashion kembali berubah, dan Lee Cooper meluncurkan “jogging jean” pertama dengan tali dibagian pinggang. Legenda fashion fotografer dan seniman Jean Paul Goude memberikan sentuhan glamour dan mengagumkan melalui pendekatan inovatif namun tidak ortodoks untuk kampanye Lee Cooper.

1981 - 1982's

Lee Cooper memperkenalkan stretch cord sebagai celana jeans super ketat “paint on” jeans. Setahun kemudian, The Rolling Stones membawa Lee Cooper pada konser mereka di seluruh Inggris yang semakin memperkuat image Lee Cooper sebagai jeans untuk para bintang rock dan pencinta musik.

1980

Lee Cooper menjadi sponsor untuk beberapa band rock legenda seperti the Rolling Stones, UB 40, Serge Gainsbourg, and Rod Stewart. Jean hipster kembal menjadi trend dengan model ketat dan untuk pertama kalinya sukses secara cepat di pasar Eropa.

/1970's

1978 - 1979

Musik punk dan New Wave menjadi hits di seluruh club, begitu juga Lee Cooper “stonewashed” jeans.

1975 - 1977's

Rumah produksi modern yang ramah lingkungan telah dibuka di Tunisia. Tank top dan celana hipster Lee Cooper menjadi hits di kalangan mahasiswa di Eropa. Di tahun 1976, Checks secara tidak terduga dijual kembali oleh Lee Cooper. Seperti halnya musik disko 70-an yang mengggantikan kejayaan musik rock di tahun 1960-an, celana corduroys dan bahan lainnya kembali menajdi tren. Dan di tahun 1977, Corduros menjadi raja sebagai produk Lee Cooper penuh warna dipasaran.

1971

Lee Cooper mini skirts membuat kegemparan di Eropa karena membawa kembali tren dari rok mini ke rok maxi dan kembali ke mini lagi. Lee Cooper memperkenalkan hot pants untuk perempuan, suede jeans dan safari suits untuk para pria. Dan kemudian Lee Cooper meluncurkan “love jeans”, the “cherry jeans”, jeans pertama dengan 32 bell-bottom flair pertama.

/1960's

1960 - 1969's

Di tahun 1960, Lee Cooper memproduksi tartan slacks, the hottest item untuk katagori pakaian. Lee Cooper juga memproduksi jeans untuk Blue Bell Apparel. Di tahun 1963, Shrink to fit masuk ke pasaran, dengan memproduksi “shrinker jean” yang sangat popular. Di tahun 1964, PVC jeans Lee Cooper membuat kegemparan di Carnaby Street London. Semangat di tahun 1960-an menginspirasi Lee Cooper untuk memproduksi jeans berwarna yang menjadi hits di London di tahun 1966. T-shirt Lee Cooper diperkenalkan kepasaran setahun kemudian. Di tahun 1968, jeans warna menjadi sangat popular.

/1950's

1955

Lee Cooper berkembang menjadi merek premium di Inggris, merancang berbagai potongan asli untuk pria dan wanita dan akhirnya meluncurkan celana panjang dan celana jeans sebagai dua lini produk yang terpisah. Mereka memperluas dengan membuka pabrik baru di Belanda.

1952 - 1954's

Lee Cooper memperkenalkan jeans untuk wanita. Disaat Lee Cooper meluncurkan “front zip” untuk para perempuan, ada protes yang diterima karena public yang tekejut dengan produk tersebut. Namun rentang untuk perempuan meningkat dalam ukuran, dan wanita celana jengki muncul pada tahun berikutnya. Kemudian pada tahun 1954, Lee Cooper merilis lini pertama mereka pakaian anak-anak.

1950

Pakaian kerja Lee Cooper semakin memperkuat reputasi brand Lee Cooper untuk semakin kuat, nyaman digunakan, pakaian kerja berkualitas, dan digunakan oleh 80% pekerja di Inggris. Iklan Lee Cooper dicetak untuk pertama kalinya.

/1930's

1937 - 1939's

Dengan arah yang berbeda, Morris Cooper membuka pabrik dengan merek baru di Stafford, London Timur. Selama setahun, perusahaan berkembang secara signifikan dan mendapatkan keuntungan di akhir tahun. Di tahun 1939, di awal mulainya Perang Dunia ke-II, Morris Cooper dihubungi oleh Kantor Perang, dan memesan ribuan pakaian denim untuk perang. Dari titik ini perusahaan secara resmi memproduksi seragam untuk angkatan bersenjata Inggris.

/1910's

1914

Dengan dimulainya Perang Dunia pertama, perusahaan merubah produksi dari pakaian kerja ke seragam militer. Dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi untuk pasukan Inggris, Lee Cooper menunjukkan kekuatan dan kualitas produk yang tahan lama. Di tahun 1931, Lee Cooper dikenal sebagai spesialisasi yang pada saat itu dikenal sebagai “Navy” clothing, yang meliputi pakaian kerja, celana dan jaket.

/1900's

1908

Morris Cooper menciptakan perusahaan produksi pakaian kerja, The Morris Cooper Factory, yang kemudian menjadi Lee Cooper. Sejak awal kehadirannya di ujung timur London di 94-96 Middlesex Street, Lee Cooper kini menjadi brand Eropa yang dikenal sebagai yang pertama dan tertua, otentik denim.

/2000's

2009

In 2009, Lee Cooper collaborates with UK-based artist Ronzo Jonny Fu who produces the art project "City Escapades!' presented by east London collective All City. Shown in a pop up store in Covent Garden for two weeks, the exhibition showcases some of the collective's latest work along with customised Lee Cooper denim. A dozen pairs of customised jeans depicting urban landscapes and graphics are available to purchase from the pop up store.

2008

Lee Cooper collaborates with french model and actress Lou Doillon, bringing back the brand's heritage with previous brand ambassadors (and Doillon's parents) Serge Gainsbourg and Jane Birkin. Lee Cooper supplies denim jackets and suits for over 1,200 members of the British Olympic and para-Olympic team for the opening ceremony of 2008 Beijing Olympics. The collection aims to break the mould of traditional parade and formal wear, and is designed by Olympian Sarah Winckless, a gold medallist in

2007

French designer Jean-Charles de Castelbajac joins forces with Lee Cooper to create a collection called JCDC Denim. The collection is took inspiration from British 1960's rock icons and rejuvenated Lee Coopers musical roots.

2003

Formerly known as Red Diamond, the RDLC collection consists of three stories including a classical line called The Great British male and Young Rockers, an edgy range offering extreme washing and slimmer silhouettes.

2001

Lee Cooper confirms their commitment to Xfit Lycra, to create the best fitting denim in the world. And with Lee Cooper's new brand ethos, they create a range of Aqua denim, a modern water resistant range of jeans. Following this, Lee Cooper releases the Platinum collection, a distinctive range themed on British heraldry. Attention to details include elaborate embroidery, mother of pearl buttons as well as exclusive platinum thread.

/1990's

1994 - 1995's

The long standing Lee Cooper logo is changed to the one that we recognise today, and the LC range is introduced. A year later, Lee Cooper launches a new collection called '3 by 1', the first 5 pocket slack jean to hit the market.

1992

As demand increases, all production is moved to Lee Cooper's world class factory in Tunisia. There is a major growth in global reach, with new licensed markets in former Eastern Europe, Asia and South America.

/1980's

1985 - 1990's

In 1985, Lee Cooper launch a new softer range of denim, emphasising its European origin. Punk music and fashion inspire Lee Cooper to offer unwashed jeans for the first time in 5 years. The brand later release 'distressed' jeans. In 1988, Stretch denim becomes popular again, and the fashion world is awash with Lee Cooper's 'acid wash' jeans. A big thing happened in 1989, Lee Cooper shows its first shoe range. Also, as eco-awareness grows, Lee Cooper makes use of enzyme washes for the first time

1983

Fashion changes again, and Lee Cooper launch the first "jogging jean" with drawstring. Legendary fashion photographer and artist Jean Paul Goude is brought on board and harnesses hard glamour and breathtaking imagery for his innovative yet unorthodox approach to the Lee Cooper campaign.

1981 - 1982's

Lee Cooper introduces stretch cord as the super skin tight "paint on" jeans take off. A year later, The Rolling Stones sponsorship takes Lee Cooper to concert fans across the UK, establishing Lee Cooper as the go-to brand for rockstars and music fans.

1980

Lee Cooper becomes a sponsor of legendary rock bands including the Rolling Stones, UB 40, Serge Gainsbourg, and Rod Stewart. The hipster jean makes a comeback as stretch denim hits Europefor the first time and becomes an instant success.

/1970's

1978 - 1979

Punk and New Wave music hit the clubs with a vengeance, and so do Lee Cooper's 'stonewashed' jeans.

1975 - 1977's

An ultra-modern, environmentally conscious production facility in Tunisia is opened. Lee Cooper tank tops and hipsters lead the way across the universities of Europe. In 1976, Checks made an unexpected return to the Lee Cooper's product range. As the rock sound of the sixties gave way to the disco sound of the 70's, colourful corduroys and other fabrics come back into style. In 1977, Corduroy is king as Lee Cooper re-emphasises colour and fabrics in the range.

1971

Lee Cooper mini skirts cause a stir across Europe as hemlines go from mini to maxi to mini again. The Lee Cooper product range introduces hot pants for girls, suede jeans for men and safari suits. Then come the launch of the Lee Cooper 'love jean', the 'cherry jean' and the first 32 bell-bottom flair.

/1960's

1960 - 1969's

In 1960, Lee Cooper produce tartan slacks, the hottest item in the clothing range. The brand also start producing jeans for Blue Bell Apparel. In 1963, 'Shrink to fit arrived on the scene, producing the popular 'shrinker jean' Later on 1964, Lee Cooper's PVC jeans cause a stir in London's Carnaby Street. The vibrant 60s inspire a new range of coloured jeans which take London by storm in 1966. Lee Cooper t-shirts are introduced to the range, a year later. In 1968, coloured jeans become so popular

/1950's

1955

Lee Cooper thrives to become a premium brand in Britain, designing numerous original cuts for men and women and eventually launching slacks and jeans as two separate product lines. They expand by opening a new factory in Holland.

1952 - 1954's

Lee Cooper introduces jeans for ladies.When Lee Cooper launches the 'front zip' for their ladies jeans, there is an outcry from a shocked public. The range for women increases in size, and ladies dungarees appear the following year. Later on in 1954, Lee Cooper releases their first line of children's clothing.

1950

Lee Cooper's work wear strengthens the brand's reputation for making tough, hardwearing, high quality work clothes, and is in turn embraced by 80% of the UK market. The Lee Cooper brand appears in print for the first time.

/1930's

1937 - 1939's

With a different direction, Morris Cooper opens a brand new factory in Stratford in East London. Over the year, the company grows significantly and as a result makes a profit by the end of the first year. In 1939, As the Second World War approaches, Morris Cooper is contacted by the War Office, who places an order for a thousand denim fatigue suits. From this point the company is officially requisitioned by the British forces to manufacture uniforms for the armed forces.

/1910's

1914

With the arrival of the first world war, the company converts its production of workwear clothing to military uniforms. Now known for creating uniforms for the British troops, Lee Cooper demonstrates strength and durability in its long-lasting products. By 1931, Lee Cooper is known for specialising in what was then known as 'Navy' clothing, which included denim, workwear, trousers and jackets.

/1900's

1908

Morris Cooper creates workwear production company the Morris Cooper factory, which later becomes Lee Cooper. Since its humble beginnings in the East end of London at a run-down premises on 94-96 Middlesex Street, Lee Cooper has now become recognised as Europe's first and oldest, authentic denim brand.