LC Friends masih sering bingung dengan istilah selvage denim atau selvedge denim? Lalu kebingungan itu berlanjut dengan pertanyaan seputar persamaan dan perbedaan antara Selvage Denim, Selvedge Denim dan Dry Denim?

Tak perlu bingung LC Friends, karena sebenarnya tidak ada perbedaan antara Selvage Denim dan Selvedge Denim. Keduanya sama! Hanya saja, kadang orang sering mengatakan Selvage Denim dengan sebutan Selvedge Denim, begitu pula sebaliknya.

Lantas bagaimana dengan Dry Denim? Nah kalau yang ini lain cerita, tapi kita bahas dulu yuk tentang Selvage Denim, jenis denim yang konon sangat spesial bagi para pecinta dan kolektor denim.

Secara sederhana, Selvage Denim adalah jenis denim yang dibuat khusus menggunakan mesin tenun kuno Jepang. Mesin kuno untuk membuat Selvage Denim ini dirakit pada tahun1890-1930 dan hanya mampu memproduksi Selvage Denim dengan lebar 30 inch saja. Sedangkan mesin pabrik modern yang sekarang banyak digunakan bisa memproduksi hingga 58 inch.

Saat memproduksi Selvage Denim vintage Japanese shuttle loom ini mengonsumsi lebih banyak bahan baku serat katun sehingga menghasilkan tekstur berbeda pada Selvage Denim. Selain menjadi lebih tebal, Selvage Denim juga memiliki konstruksi serat yang lebih rapat, tekstur lebih kuat dan kaku bila dibandingkan denim biasa.


Bila dilihat dari segi istilah, nama “Selvage” digunakan untuk denim yang membentuk egde-nya sendiri, atau “self-edge”. Terbentuknya edge atau untaian pinggir paralel inilah yang kemudian menjadi signature dari Selvage Denim. Awal tujuan dari pembuatan selvage adalah untuk menghindari kain yang sudah di tenun agar tidak dedel atau tenunannya tidak terlepas dan tetap rapi.

Berbeda dengan Selvage Denim, Dry Denim memiliki ceritanya sendiri. Sejatinya, Dry Denim atau yang sering juga disebut Raw Denim dapat dibuat menggunakan bahan denim yang biasanya kita kenakan, tapi bedanya Dry Denim melewatkan satu proses pencucian akhir atau post-treatment. Proses pencucian akhir yang dilewatkan oleh Dry Denim ini menyebabkan tekstur Dry Denim sangat berbeda dengan denim biasa. Dry Denim lebih kaku, keras, tebal dan memiliki warna yang lebih gelap.

Biasanya saat pertama kali mengenakan Dry Denim tekstur kaku dan kerasnya akan membuat si pemakai kurang nyaman, tetapi setelah dua atau tiga kali pemakaian tingkat kekakuan pada Dry Denim akan sangat berkurang. Hal utama yang menjadikan Dry Denim sangat spesial adalah, Dry Denim merefleksikan pemakainya. Bila dikenakan selama minimum 6 bulan tanpa dicuci, Dry Denim akan memunculkan efek crinkle, whiskers dan destroyed sesuai dengan aktivitas orang yang mengenakannya.

Berawal dari 2010 silam, Lee Cooper mengadakan kompetisi “Lee Cooper Dry Denim Challenge”. Pada kompetisi ini, Lee Cooper menantang para pelanggan setia untuk mengenakan Dry Denim Lee Cooper selama 6 bulan atau lebih hingga mendapatkan after effect yang maksimal.

Meroketnya popularitas Dry Denim usai sayembara “Lee Cooper Dry Denim Challenge” menginspirasi Lee Cooper untuk menghadirkan Dry Denim dalam level yang lebih tinggi. Kali ini, tidak hanya menggunakan bahan baku Selvage Denim yang langka, tapi Lee Cooper memperkenalkan formula baru after used effect Dry Denim! Harold 2 dan Walter 2 adalah dua hot items Lee Cooper yang khusus dikreasikan untuk kamu yang ingin mengenakan jeans dengan sensasi pemakaian Dry Denim secara maksimal selama 6 bulan tanpa pencucian lengkap dengan efek crinkle, whiskers, destroyed dan warna lusuh-nya! Penasaran?

This is our Newest Selvage Denim Collection with Dry Denim Next Level Innovation!

HAROLD2

Lee Cooper Selvage Denim is back with some twist and new innovation! We proudly present our selvage denim pants with after used effect “Harold2”. Terinspirasi oleh efek yang muncul setelah penggunaan selvage selama berbulan-bulan, “Harold2” memiliki detail-detail unik seperti crinkle, whiskers, efek lusuh hingga efek jiplakan koin dan dompet pada bagian belakang celana yang sangat alami.

Dilengkapi empat kantung standar yang telah bertransformasi jadi lebih unik berkat hadirnya detail after effect selvage used, “Harold2” memiliki potongan slim fit yang sangat pas di tubuh. Menggunakan material bekualitas tinggi dan proses pengerjaan sangat detail, selvage denim after used effect ini akan membuat gaya Anda semakin stylish. Tersedia dalam warna dark indigo. Miliki denim pants satu ini dan bersiaplah jadi pusat perhatian dengan selvage denim after used effect-mu yang keren!

WALTER2

Satu lagi koleksi unik selvage denim after effect used persembahan Lee Cooper, “Walter2”! Dengan potongan straight fit dan warna dark indigo, “Walter2” memiliki beberapa detail unik yang diciptakan berdasarkan inspirasi pemakaian Selvage selama berbulan-bulan. Berbeda dengan “Harold2” yang memiliki begitu banyak detail after effect selvage denim used, detail yang terdapat pada “Walter2” terlihat lebih soft.

Cocok untuk kamu yang masih ingin membentuk lebih banyak after effect used yang sesuai dengan pola pemakaian celana. Diciptakan dengan material berkualitas tinggi, kamu bisa menemukan detail-detail menarik seperti crinkle hingga jiplakan bentuk koin pada coin pocket. Hot stuff for this season!

Lee Cooper Selvage Denim Harold2 & Walter2 dibanderol dengan harga Rp 949.500,- dan hanya dapat kamu temukan di butik Lee Cooper mulai November 2013.

 It’s rare, limited and don’t miss it!