Lee Cooper kembali menghadirkan konsep butik terbaru di Mal Pondok Indah 1, Jakarta Selatan. Setelah melakukan renovasi selama beberapa waktu dan sempat tutup lebih dari sebulan, akhirnya Butik Lee Cooper Mal Pondok Indah 1, kembali dibuka untuk umum. 

 

Terinspirasi dari keunikan wilayah East London di kota London, Inggris, konsep interiornya terlihat sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Tampilan luar butik Lee Cooper terbaru ini sangat menonjol dengan design fasad seperti Old London Shop dengan dominasi warna hitam, dilengkapi dengan jendela-jendela besar yang memungkinkan pengunjung mal bisa mengintip langsung ke dalam butik. Konsep interiornya menggunakan material asli dalam implementasinya. Material batu bata putih digunakan untuk bagian dinding, sedangkan lantai menggunakan concrete natural dan juga kayu. Sementara bagian ceiling dibiarkan terbuka untuk menguatkan kesan industrial. Untuk furniturenya sendiri didesign fully customize termasuk konsep wall shelving yang digunakan. 

 

Yang tampak paling berbeda adalah bentuk ruang ganti yang didesign seperti masuk ke walk in closet dengan lantai kayu yang nyaman dan penempatan mesin jahit di area depan, dimana sisi fungsional dari mesin jahit diubah menjadi hal estetik yang dapat memanjakan mata pelanggan setia Lee Cooper. Penempatan bermacam-macam warna benang yang digunakan pun didisplay rapi dan menarik. Tambahan beberapa classic industrial lamp juga ikut memperkuat kesan heritage dari butik Lee Cooper, brand denim asal East London, Inggris ini.

 

East London adalah tempat yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi Lee Cooper. Sejak tahun 1908, Lee Cooper mengawali perjalanannya dengan membuka sebuah pabrik pakaian untuk memproduksi dan menciptakan model pakaian bagi kaum pekerja Inggris yang sedang marak pada zaman tersebut. Saat ini, East London merupakan tempat yang trendi dan menjadi acuan fashion bagi kaum muda. Dengan semangat yang sama, Lee Cooper butik Pondok Indah Mal 1 hadir dengan konsep yang siap untuk menginspirasi Anda.