Beberapa waktu lalu, Saya ngobrol dengan salah seorang Veteran Perang 45.

 

Saya: Waktu itu bapak perang punya bayi, istri dll kan? Amankah semua itu?

Veteran: Oh kita kelaparan. Sisa makanan dan rumah, Saya bakar sendiri. Daripada diambil dan diduduki penjajah. Toh saat itu kenal nggak kenal, pasti aja akan ada orang kasih kita tinggal dan makanan.

Saya: Nah teman bapak berperang waktu itu banyakan dari mana? Jawa? Sekampungkah?

Veteran: Waduh, bertahun-tahun Saya nggak tahu. Nggak nanya juga. Tahunya kita orang Indonesia aja gitu deh. Harusnya Saya nanya ya?

 

Silahkan dibaca dan dipikirkan sendiri.

Untuk yang marah saat ada menang kalah.

 

Terutama untuk mereka yang pernah tahu dan melihat sesuatu yang membutuhkan bantuan materi maupun lidah kita untuk mendukung sesama...

Tapi memilih diam..

 

Can u imagine rasanya para pahlawan ini mendengar itu?

Mereka ga perlu diucapkan selamat tiap tahun

Gak perlu.

 

Mereka ingin dilanjutkan perjuangannya.

Tanpa mereka, kita tak sebebas ini.

Lalu, kebebasan kita pergunakan untuk ketidak pedulian dan perpecahan?

 

Selamat Hari Pahlawan.

#PesanSahabat

#HariPahlawan

 

 

Hormat,
Melanie Subono.

 

 


Penulis adalah seorang musisi, penulis lagu, presenter, penulis buku, Liaison Officer, motivator, volunteer tetap Bali Sea Turtle Society, Duta Walhi pada pengurangan penggunaan plastik, pejuang hak azazi binatang, pejuang hak azazi perempuan dan masih banyak lagi. Penulis juga merupakan salah satu Lee Cooper Friends yang saat ini masih aktif merilis single pribadi dan beberapa proyek musik seperti duo Rokenrol dan band EFA Project. Tak lama lagi penulis juga akan mengeluarkan buku motivator dan tentang Liaison Officer. Tentang penulis bisa disimak dalam www.melaniesubono.co, dan akun Twitter @melaniesubono.