Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan dry denim atau yang juga punya nama lain raw denim. Meski tampilannya terlihat sama dengan denim lain, produk yang dihasilkan menggunakan bahan denim satu ini memiliki tekstur yang sedikit berbeda. Terasa lebih keras, tebal, padat dan kaku, terutama pada saat pemakaian pertama.

Hal ini disebabkan oleh penghilangan proses Storm Washing atau proses finishing terakhir yang dilakukan pada produksi jeans yang biasa. Namun tekstur awal pada dry denim ini akan berubah seiring waktu pemakaian.

Setelah dipakai beberapa lama, tekstur kaku dari dry denim akan menghilang dan lebih menyesuaikan dengan bentuk tubuh pemakainya. Dry denim juga akan memunculkan efek khas yang unik pada bagian-bagian tertentu seperti pangkal paha, belakang lutut atau area lipatan lengan pada jaket berbahan dry denim.

Bagi mereka yang gemar menaruh dompet di saku belakang celana atau koin pada kantung kecil di celana dry denim, mungkin saja bentuk-bentuk ini akan tercipta pada dry denim kamu. Idealnya, dry denim pertama-tama dikenakan dalam kurun waktu selama enam bulan tanpa proses pencucian.

Untuk memelihara keawetan dry denim kesayangan, berikut adalah beberapa tips dari Lee Cooper yang bisa diterapkan:

  1. Jika kamu menginginkan efek whiskers atau efek worn out yang maksimal, kenakan dry denim dalam kurun waktu ideal yakni 6 sampai 10 bulan tanpa mencucinya.
     
  2. Tidak tahan bila dry denim tidak dicuci dan kamu ingin mencucinya? Tidak masalah! Namun jika dry denim dicuci efek yang dihasilkan tidak semaksimal bila kamu memakainya dalam kurun waktu ideal tanpa dicuci dan efek pudar akan merata dan tidak hanya di bagian-bagian tertentu saja.
     
  3. Saat mencuci dry denim dengan mesin cuci, pastikan suhu air tidak lebih dari 30 derajat celcius. Suhu yang lebih tinggi menyebabkan warna dry denim lebih cepat memudar. Untuk pencucian pertama juga disarankan tidak menggunakan sabun atau bubuk pencuci.
     
  4. Minimalkan penggunaan deterjen dalam mencuci dry denim dan jangan biarkan dry denim melewati proses perendaman yang terlalu lama. Hal ini dapat menyebabkan tekstur asli dry denim cepat berubah, efek yang ditimbulkan tidak maksimal dan warna banyak memudar.
     
  5. Tidak ingin mencucinya tapi takut dry denim penuh bakteri? Kamu bisa coba menyimpannya dalam freezer setelah memasukannya ke dalam kantung plastik. Cara ini ampuh untuk menghilangkan bakteri pada denim.
     
  6. Keringkan dry denim dengan cara mengangin-anginkan di tempat teduh dan jangan menjemur dry denim langsung di bawah sinar matahari. Hal ini dapat merusak warna asli dry denim dengan lebih cepat.