Ben Joshua dan Jokowi

 

Mungkin orang akan bingung ketika membaca tulisan ini. Apa hubungan saya dengan calon Presiden RI tersebut? Saya katakan bahwa sayalah Jokowi itu sendiri…tapi hanya dalam film “Jokowi adalah Kita”, yang akan rilis 20 November 2014 nanti. 

 

Kalau ditanya orang apa perasaan saya ketika tahu akan memerankan seorang Joko Widodo yang jelas saya kaget, kaget banget malah hahaha… Terus bingung, senang, sekaligus penasaran dengan ketokohan seorang Joko Widodo, salah satu sosok yang menjadi panutan saya.  

 

Saya melihat bahwa kesederhanaan dan kepedulian Jokowi kepada rakyat kecil, membuat banyak perubahan di Indonesia, khususnya di Jakarta. Jokowi secara tidak langsung mengajarkan kepada seluruh pejabat di Indonesia ini bahwa, pemimpinlah yang harus melayani rakyat dan bukan sebaliknya. Beliau tunjukkan betapa rendah hatinya seorang pemimpin melalui gaya khas “blusukan” nya dan kerja nyatanya seperti misalnya normalisasi waduk pluit, perbaikan pasar Tanah Abang, dan lain-lain.

 

Balik lagi ke film “Jokowi adalah Kita”, persiapan yang matang sudah saya jalankan untuk peran istimewa ini. Meski saya belum pernah bertemu sosok karismatik tersebut namun karena besarnya rasa hormat saya pada beliau ini lah yang membuat saya tertantang untuk benar-benar mendalami peran. Semua media saya manfaatkan untuk observasi. Mulai dari internet, video-video di Youtube, TV, Koran, majalah dan observasi saat reading scenario bersama seorang Acting Coach.

 

Saya hanya memiliki waktu 2 minggu untuk membaca dan membedah skenario dan belajar berbicara logat Jawa yang sangat khas dari Jokowi. Yang sulit bagi saya adalah harus benar-benar mempelajari gestur tubuh Jokowi tanpa pernah bertatap muka langsung dengan beliau. Jadi saya hanya mempelajari gerak tubuh beliau dari video-video di Youtube saja. Selain itu, saya juga berusaha untuk menguruskan badan dan menghitamkan kulit supaya mendekati sosok Jokowi.

 

Oh iya, sebelum memutuskan untuk mengambil peran ini, banyak pertanyaan yang membebani pikiran saya. Mulai dari tidak miripnya saya dengan Jokowi sampai pada suku saya yang bukan berasal dari Jawa. Belum lagi Pro Kontra masyarakat karena sebelum Film yang berjudul “Jokowi adalah Kita” ini mulai produksi, sudah ada film yang mengangkat tema yang sama. Akan banyak masyarakat dan pemerhati film yang akan membanding-bandingkan kedua film ini nantinya.

 

Namun setelah saya membaca skenarionya secara seksama perlahan keraguan dan ketakutan saya memudar dan mulai muncul perasaan percaya diri saya. Ditambah lagi para pemain yang lain juga mempersiapkan diri secara serius. Karena semangat inilah, semua Pemain, Produser, Sutradara serta Kru yang terlibat dalam film ini, bertekad untuk mematahkan keraguan masyarakat. 

 

Film ini menjawab banyak pertanyaan kita tentang ketokohan seorang Jokowi. Film ini akan mengajak kita untuk melihat kebelakang mengenai aktifitas dan kinerja Beliau, sehingga diharapkan melalui film ini kita akan bisa mengenal lebih jauh tentang sosok dan karakter Presiden RI yang baru nanti.

 

Kami akan bekerja keras agar film ini bisa diterima dan ingin film ini menjadi film yang bisa menginspirasi banyak orang sehingga kita bisa secara bersama-sama menjadikan Negara Indonesia menjadi negara yang lebih baik bagi kita semua dan tentu saja bisa menjadi hiburan tersendiri untuk Masyarakat.

 
 
 

Penulis adalah Ben Joshua, salah satu Lee Cooper Friends yang berprofesi sebagai aktor film, model, MC/Host, bintang iklan, sinetron dan FTV. Ben Joshua tergabung dalam Manajemen Artis Avatara88. Follow timeline Twitternya di https://twitter.com/benjoshua_r